http://tribun-timur.com/view.php?id=89055&jenis=KotaSumber: Tribun Timur, Makassar
Rabu, 23-07-2008
Gerakan Gemar Membaca Makassar ke Malaysia
ATAS prakarsa Perpustakaan Nasional Indonesia, Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM) diundang ke Malaysia. GMGM tidak sendiri dari Indonesia karena beberapa lembaga yang fokus pada peningkatan minat baca juga diundang di sana. Jumlahnya mencapai 35 orang.
Hari pertama kami sudah langsung berbagi pengalaman dengan penggiat baca di Malaysia yang kebetulan sudah menunggu di Perpustakaan Negeri Sarawak. Kami diterima dengan ramah oleh Chief Executive Officer Perpustakaan Negeri Sarawak, Puan Rashidah Haji Bolhassan.
Keesokan hari, peserta orientasi minat baca bertolak ke Negeri Miri. Ini merupakan kota kedua terbesar di Sarawak setelah Kota Kuching. Kota Miri berpenduduk kira-kira 300 ribu orang.
Peserta orientasi minat baca bertanya dalam hati mengapa Kota Miri yang dikunjungi? Setelah sampai di tujuan terjawab sudah pertanyaan di benak peserta orientasi minat baca.
Kemajuan Kota Miri ini adalah karena merupakan daerah penghasil minyak terbesar di Malaysia. Paling menakjubkan dari Kota Miri karena meski kota kecil namun memiliki dua fly over. Wah, Makassar baru berencana.
Kota ini juga memiliki perpustakaan digital yang merupakan binaan dari Perpustakaan Negeri Sarawak. Kota Miri saat ini sudah bersaing dengan Singapura untuk pelayanan kesehatan. Kota Miri memiliki rumah sakit internasional untuk beberapa penyakit akut seperti jantung, dan lain- lain.
Perpustakaan Miri mulai beroperasi Oktober 2002 dengan memiliki 15 orang staf dengan buka tiap hari mulai pukul 11.00-19.00 waktu setempat. Fasilitasnya hampir sama dengan Perpustakaan Negeri Sarawak dengan memiliki perpusatakaan elektronik dengan sistem full internet. Teredia juga pasar swalayan, galeri multimedia, auditorium, kafe, dan restoran.
Dengan menjadi anggota cukup cukup membayar uang pendaftaran seumur hidup, besarnya 2 ringgit Malaysia atau setara Rp 5.600 (kurs 2800) dan iuran tahunan sama 2 RM. Bagi dewasa pendaftaran anggota 10 RM dan iuran tahunan 25 RM setara Rp 70 ribu atau mau menjadi anggota seumur hidup cukup 500 RM atau setara Rp 1,4 juta. Cukup murah.
--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.comFORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org Usefull Links:
http://jurnalisme-makassar.blogspot.comhttp://jurnalisme-tv.blogspot.comhttp://jurnalisme-radio.blogspot.com http://jurnalisme-blog.blogspot.comhttp://makassar-updating.blogspot.comhttp://makassar-bugis.blogspot.com